LP3I Temui Walikota Banda Aceh Kenalkan Aplikasi Aceh Virtual Exam

 Rombongan dari Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3I) Cabang Banda Aceh dipimpin Kepalanya, Susi melakukan pertemuan dengan Wakil Walikota Banda Aceh, Drs H Zainal Arifin. Kedatangan Susi dan tim disambut Keuchik Zainal (sapaan akrab Wakil Walikota) diruang rapat Wakil Walikota, Kamis (7/1/2016). Turut mendampingi Keuchik Zainal, Staf Ahli Walikota Bidang Hukum dan Politik T Iwan Kesuma, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Drs Tarmizi Yahya MM dan Kabag Humas Sekretariat Kota Drs Marwan.

Susi menjelaskan, kedatangan pihaknya ke Balaikota ingin menjalin silaturahmi sekaligus mengenalkan sebuah aplikasi yang dirancang LP3I, aplikasi tersebut dinamakan Aceh Virtual Exam. Aplikasi ini bisa digunakan untuk melakukan tes ujian online seperti try out bagi siswa di Banda Aceh yang ingin menghadapi tes ujian Nasional maupun tes masuk perguruan tinggi.

Aplikasi ini, kata Susi,  adalah aplikasi edukasi berbasis web dan mobile yang bisa diakses melalui notebook, tablet dan smartphone.

"Latar belakang aplikasi ini kami rancang adalah untuk mendorong para siswa agar memanfaatkan tekhnologi ke arah yang lebih positif, dapat membantu roses belajar dan latihan  yang lebih efisien dan efektif  dan membantu Dinas Pendidikan dalam hal Inovasi ICT untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh," ungkap Susi.

Lanjut Susi, kelebihan yang dimiliki aplikasi ini adalah dilengkapi dengan pembahasan soal, kontentnya selalu update, bisa diakses menggunakan multi device dan bisa di akses menggunakan VPS sehingga ringan tidak lemot meski diakses hingga jutaan orang. Kelebihan lain, aplikasi ini memiliki database yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan data lainnya.

"Ini murni karya anak Aceh, baik aplikasi soalnya maupun soal-soal ujian yang ada didalamnya," tambah Susi.

Sementara itu, Keuchik Zainal menyambut baik kedatangan pihak LP3I ke Balaikota. Keuchik Zainal juga mengapresiasi aplikasi yang diciptakan pihak LP3I tersebut. Menurut Wakil Walikota, aplikasi tersebut sejalan dengan konsep Kota Banda Aceh yang sedang menuju ke arah smart city.

"Saya yakini aplikasi ini sangat bermanfaat bagi perkembangan pendidikan kita.  Nanti akan saya komunikasikan dengan Dinas Pendidikan, kemudian kita akan jadwalkan kembali pertemuan lebih lanjut untuk membahas aplikasi ini lebih jauh," ujar Keuchik Zainal. (Mkk
Back To Top